Home
Posts filed under Linux
Showing posts with label Linux. Show all posts
Showing posts with label Linux. Show all posts
Sunday, December 17, 2017
Tuesday, March 7, 2017
Monday, March 6, 2017
Sunday, March 5, 2017
PPOE?
Pengertian TePengertian Tentang PPPOEntang PPPOE(Point To Point Protocol Over Ethernet)
GNS3?
GNS3 atau Graphical Network Simulator 3 adalah emulator yang sudah sangat familiar bagi anda yang ingin mempelajari atau mengambil sertifikasi jaringan dari Cisco (CCNA, CCNP, CCIE) tak hanya itu Juniper juga bisa di emulasikan pada GNS3 untuk persiapan belajar mengambil sertifikasi Juniper (JNCIA, JNCIE). Permasalahan sekarang adalah banyak yang bingung cara menjalankan dan menggunakan software emulator ini, memang jika dibandingkan dengan simulator jaringan seperti Paket Tracer / Boson NetSim GNS3 jauh lebih rumit untuk digunakan karena GNS3 ini mengemulasikan “Real Cisco IOS” . Berikut adalah step by step menggunakan GNS3 pada komputer Windows7 32bit.
Sebelum menggunakan GNS3 pastikan anda sudah mempunyai Cisco IOS dan pastikan juga spesifikasi minimum komputer / laptop yang digunakan adalah Intel Core2Duo 2.0Ghz RAM 2GB untuk bisa menjalankan GNS3 dengan 2-6Router C3700 Series
KONFIGURASI RIPV2 DAN OSPF
KONFIGURASI RIPV2 DAN OSPF
Router>en
Router#conf ter
Router(config)#int gig0/0
Router(config-if)#ip ad 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shu
Router(config-if)#
Router(config-if)#int gig 0/1
Router(config-if)#ip add 10.10.10.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#int gig 0/2
Router(config-if)#ip add 40.40.40.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#router rip
Router(config-router)#version 2
Router(config-router)#net
Router(config-router)#network 10.10.10.0
Router(config-router)#network 40.40.40.0
Router(config-router)#network 192.168.1.0
Router(config-router)#
kemudian atur router yang ke 2
Router>en
Router#conf ter
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int gig0/0
Router(config-if)#ip add 10.10.10.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#int gig0/1
Router(config-if)#ip add 20.20.20.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)
Router(config-if)#ex
Router(config)#router rip
Router(config-router)#version 2
Router(config-router)#network 10.10.10.0
Router(config-router)#ex
Router(config)#router ospf 1
Router(config-router)#network 20.20.20.0 0.0.0.255 area 0
Router(config-router)#do wr
Building configuration...
[OK]
Router>en
Router#conf ter
Router(config)#router rip
Router(config-router)#version2
Router(config-router)#redistribute ospf 1 metric 1
Router(config)#router ospf 1
Router(config-router)#redistribute rip subnets
Router(config-router)# do wr
Building configuration...
[OK]
Router(config-router)#
atur router yang ke 3
Router>en
Router#conf ter
Router(config)#int gig0/0
Router(config-if)#ip add 30.30.30.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#
Router(config-if)#int gig0/1
Router(config-if)#ip add 192.168.2.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#int gig0/2
Router(config-if)#ip add 20.20.20.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#router ospf 1
Router(config-router)#network 20.20.20.0 0.0.0.255 area 0
Router(config-router)#network 30.30.30.0 0.0.0.255 area 0
Router(config-router)#network 192.168.2.0 0.0.0.255 area 0
Router(config-router)#do wr
Building configuration...
[OK]
atur router selanjutnya yaitu yang ke 4
Router>en
Router#
Router#conf ter
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int gig0/1
Router(config-if)#ip ad 40.40.40.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#int gig0/0
Router(config-if)#ip ad 40.40.40.1 255.255.255.0
Router(config-if)#ip ad 30.30.30.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router>en
Router#conf ter
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#router ospf 1
Router(config-router)#network 30.30.30.0 0.0.0.255 area 0
Router(config-router)#ex
Router(config)#router rip
Router(config-router)#
Router(config-router)#version 2
Router(config-router)#network 40.40.40.0
Router(config-router)#do wr
Building configuration...
[OK]
Router(config-router)#ex
Router(config)#router ospf 1
Router(config-router)#red
Router(config-router)#redistribute rip subnets
Router(config-router)#do wr
Building configuration...
[OK]
KONFIGURASI REDISTRIBUTE STATIC DENGAN EIGRP
1. pemberian IP Address
a. BOGOR
Bogor>enable
Bogor#configure terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Bogor(config)#int fa0/0
Bogor(config-if)#ip add 12.12.12.1 255.255.255.0
Bogor(config-if)#no sh
Bogor(config-if)#int fa0/1
Bogor(config-if)#ip add 192.168.10.1 255.255.255.0
Bogor(config-if)#no sh
b. BANDUNG
Bandung>enable
Bandung#configure terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Bandung(config)#int fa0/0
Bandung(config-if)#ip add 13.13.13.1 255.255.255.0
Bandung(config-if)#no sh
Bandung(config-if)#int fa0/1
Bandung(config-if)#ip add 12.12.12.2 255.255.255.0
Bandung(config-if)#no sh
c. SURABAYA
Surabaya>enable
Surabaya#configure terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Surabaya(config)#interface FastEthernet0/0
Surabaya(config-if)#ip address 13.13.13.2 255.255.255.0
Surabaya(config-if)#no shutdown
Surabaya(config)#interface FastEthernet0/1
Surabaya(config-if)#ip address 14.14.14.1 255.255.255.0
Surabaya(config-if)#no shutdown
d. BALI
Bali>enable
Bali#configure terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Bali(config)#interface FastEthernet0/0
Bali(config-if)#ip address 14.14.14.2 255.0.0.0
Bali(config-if)#ip address 14.14.14.2 255.255.255.0
Bali(config-if)#no shutdown
Bali(config)#interface FastEthernet0/1
Bali(config-if)#ip address 192.168.20.1 255.255.255.0
Bali(config-if)#no shutdown
e. PC 0
IP Address 192.168.10.2
Subnet Mask 255.255.255.0
Default Gateway 192.168.10.1
f. PC 1
IP Address 192.168.20.2
Subnet Mask 255.255.255.0
Default Gateway 192.168.20.1
2. Setting Router Static (Bogor)
Bogor(config)#ip route 13.13.13.0 255.255.255.0 12.12.12.2
Bogor(config)#ip route 14.14.14.0 255.255.255.0 12.12.12.2
Bogor(config)#ip route 192.168.20.0 255.255.255.0 12.12.12.2
3. Setting Router EIGRP dan Static (Bandung)
Bandung(config)#router eigrp 10
Bandung(config-router)#net 13.13.13.0 0.0.0.255 ar 0
Bandung(config-router)#ip route 19.168.10.0 255.255.255.0 12.12.12.1
4. a. SURABAYA
Surabaya(config)#router eigrp 10
Surabaya(config-router)#net 13.13.13.0
Surabaya(config-router)#net 14.14.14.0
b. BALI
Bali(config)#router eigrp 10
Bali(config-router)#network 14.14.14.0
Bali(config-router)#network 192.168.20.0
5. Setting untuk Router Redistribute
Bandung(config)#router eigrp 10
Bandung(config-router)#redistribute static
Bandung(config-router)#redistribute connected
6. Setelah itu Ping PC0 ke PC1
Saturday, March 4, 2017
CMD(Command Prompt)?
ang biasa kita kenal dengan Command Prompt atau DOS prompt adalah sebuah command line (baris perintah) pada sebuah OS (Operating System) berbasis GUI untuk mengesekusi file dengan cara menuliskan perintahnya pada jendela cmd. Atau singkatnya Command Prompt ini adalah sistem operasi berbasis baris perintah. Karena sebenarnya command prompt atau DOS prompt ini pada awalnya digunakan sebagai sistem operasi, akan tetapi setelah dos mulai banyak di tinggalkan maka sekarang dos tetap di integrasikan oleh microsoft pada Windows yang lebih kita kenal dengan nama MS-DOS atau Command Prompt.
Yang akan aku tulis disini lebih ke pengenalan pada perintah-perintah Command Prompt. Apa Command Prompt itu? Untuk membuka Command Prompt di Windows kita harus memanggil executable cmd.exe, dengan cara :
Klik Start > Run > ketik “cmd” (tanpa tanda kutip) > ENTER
atau dengan perintah yang lebih cepat :
Tekan di keyboard lambang Windows di ikuti dengan R, lalu ketik cmd, ENTER

Dos prompt ini sangat berguna dalam penggunaan sebagai aplikasi tambahan dengan otorisasi yang lebih banyak dan kompleks dibanding dengan sistem operasi berbasis GUI (Grafik User Interface). Dengan Dos prompt kita bisa melihat direktori dan file yang beratribut hidden dengan cepat, bisa menganalisa dengan intents terhadap gejala-gejala yang ditimbulkan oleh virus, bisa mendelete dan menghentikan dengan paksa file running yang merugikan di komputer (virus), lebih jauh kita bisa membersihkan virus di komputer disaat sistem operasi GUI sudah tidak memungkinkan lagi digunakan. Berikut akan diterangkan kegunaan-kegunaan dari command prompt.
Sejarah Ubuntu?
Sejarah Linux
Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian dan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth).
Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”. Ubuntu juga bisa berarti “aku adalah aku karena keberadaan kita semua”. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.
Thursday, March 2, 2017
Fitur Mikrotik
Fitur Mikrotik
Address List : Pengelompokan IP Address berdasarkan nama.
Asynchronous : Mendukung serial PPP dial-in / dial-out, dengan otentikasi CHAP, PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius, dial on demand, modem pool hingga 128 ports.
Bonding : Mendukung dalam pengkombinasian beberapa antarmuka ethernet ke dalam 1 pipa pada koneksi cepat.
Bridge : Mendukung fungsi bridge spinning tree, multiple bridge interface, bridging firewalling.
Data Rate Management : QoS berbasis HTB dengan penggunaan burst, PCQ, RED, SFQ, FIFO queue, CIR, MIR, limit antar peer to peer.
Sunday, February 26, 2017
Monday, February 6, 2017
Sejarah Linux Mint
Sejarah Singkat Linux Mint
Pertama kali dirilis pada tahun 2006 Linux Mint beredar dengan versi 1.0 "Ada" Versi ini masih dalam tahap beta. Pertama kali rilis Distro ini kurang mendapatkan perhatian, mungkin karena versi ini masih tahap beta dan tidak pernah dirilis dalam versi yang lebih stabil sehingga distro ini kurang dikenal. Dengan kemunculan Linux Mint 2.0 "Barbara" selang beberapa bulan kemudian, Linux Mint mulai mendapat perhatian dari kalangan komunitas Linux. Denagn adanya komunitas tersendiri bagi pengguna Linux Mint Distro ini merilis beberapa versi yang boleh dikatakan sukses pada rentang 2006-2008. Sejak emunculan "Barbara" 5 versi Linux Mint telah dirilis antara lain versi 2.1 "Bea", 2.2 "Bianca", 3.0 "Cassandra", 3.1 "Celena dan 4.0 "Daryna".
Tuesday, December 6, 2016
Sunday, December 4, 2016
Membuka Al-Kalam di OS Ubuntu
.jpg)
Al-KALAM adalah aplikasi multimedia yang membantu anda berinteraksi secara komprehensif dengan Al-Quran. Belajar dengan Al-Kalam merupakan pengalaman baru yang dapat mendekatkan dan mengakrabkan diri anda dengan Al-Quran. Al-Quran Tajwid Digital Al-Kalamdirancang agar mudah digunakan oleh siapa saja yang ingin memahami dan mendalami isi kandungan Al-Quran yang dilengkapi dengan adanya fasilitasIndex dan fasilitas fitur-fitur lainnya. Aplikasi ini dibuat dan diterbitkan oleh Penerbit Diponegoro, yang sudah banyak menerbitkan Al-Qur'an versi cetak.
Monday, November 28, 2016
Pengertian Linux
Linux adalah sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh Linus Benedict Torvalds dari Universitas Helsinki Finlandia. sebagai proyek pertama dimulai tahun 1991, Torvalds menulis Linux, disebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU Intel yang cocok untuk PC.kemudian barulah pada tanggal 14 Maret 1994 versi 1.0 mulai diluncurkan, dan hal ini menjadi tonggak sejarah Linux.
Linux merupakan clone dari UNIX yang telah di- port ke beragam platform, Intel 80×86, AlphaAXP, MIPS, Sparch, Power PC, dsb. Sekitar 95% kode sumber kernel sama untuk semua platform perangkat keras.Linux termasuk sistem operasi yang didistribusikan secara open source, artinya kode sumber Linux diikutsertakan sehingga dapat dipelajari dan dikembangkan dengan mudah. Selain itu Linux dikembangkan oleh GNU (General Public License). Linux dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti: jaringan, pengembangan software, dan sebagai end-user platform. Selama ini Linux menjadi sistem operasi yang menjadi banyak perhatian karena kecanggihan dan harganya yang relatif murah dibanding dengan sistem operasi yang lain.Linux mendukung banyak Perangkat keras Komputer, dan telah digunakan di dalam berbagai peralatan dari Komputer pribadi, Superkomputer dan Sistem Benam (Embedded System) (seperti Telepon Seluler Ponsel dan Perekam Video pribadi Tivo).
Wednesday, November 23, 2016
Melakukan Konfigurasi Router Sebagai Gateway Server
Masuk ke terminal
Masukan su
Masukan password
cek NIC
# ifconfig
Harus ke cek:
eth0
eth1
lo
setting ip network
# nano /etc/network/interfaces
auto lo
iface lo inet loopback
Ketik:
auto eth0
iface eth0 inet dhcp
auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.100.1
netmask 255.255.255.0
Kemudian simpan
Ctrl+o
Ctrl+x
Restart network
# nano /etc/init.d/networking.restart
Setting Ip DNS
# nano /etc/resolv.conf
nameserver 119.81.0.251
nameserver 8.8.8.8
Mengaktifkan ip forward
# nano /etc/sysctl.conf
Lalu hilangkan tanda # pada # net.ipv4.ip_forward
Ctrl+o
Ctrl+x
Mengaktifkan NAT
#Iptables –t nat –A POSROUTING –o eth0 –j MASQUERADE
Lalu copy
Kemudian simpan di rc.local
Masuk ke rc.local dengan perintah:
# nano /etc/rc.local
(simpan di atas exit0)Wednesday, November 16, 2016
Sejarah Linux
Siapa yang belum tahu Mandriva Linux? Siapa yang belum tahu Open Suse? Siapa yang belum tahu Red Hat? Bagi orang yang biasa berkecimpung di dunia komputer, khususnya Linux, maka nama-nama itu sudah tidak asing lagi di telinga. Namun tahukah Anda bahwa sebenarnya, Linux memiliki sejarah yang cukup panjang perjalanannya?

UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang mengawali lahirnya Linux ke dunia ini. UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang ada saat ini. Adapun UNIX merupakan salah satu sistem operasi populer selain keluarga raksasa Microsoft (mulai dari DOS, MS 9x sampai Vista), Novell, OS/2, BeOS, MacOS dan lainnya.
Sejarah kemunculan UNIX dimulai pada tahun 1965 ketika para ahli dari Bell Labs, sebuah laboratorium milik AT&T, bekerja sama dengan MIT dan General Electric membuat sistem operasi bernama Multics(sudah pernah dengar belum?). Nah, sistem operasi Multics ini awalnya didesain dengan harapan akan menciptakan beberapa keunggulan, seperti multiuser, multiprosesor, dan multilevel filesystem. Namun pada tahun 1969, AT&T akhirnya menghentikan proyek pembuatan Multics karena sistem operasi Multics ini sudah tidak memenuhi tujuan semula. Dengan kata lain, proyek ini mengalami hambatan karena dalam kenyataannya Multics banyak terdapat bugs dan sulit sekali dioperasikan.
UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang mengawali lahirnya Linux ke dunia ini. UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang ada saat ini. Adapun UNIX merupakan salah satu sistem operasi populer selain keluarga raksasa Microsoft (mulai dari DOS, MS 9x sampai Vista), Novell, OS/2, BeOS, MacOS dan lainnya.
Sejarah kemunculan UNIX dimulai pada tahun 1965 ketika para ahli dari Bell Labs, sebuah laboratorium milik AT&T, bekerja sama dengan MIT dan General Electric membuat sistem operasi bernama Multics(sudah pernah dengar belum?). Nah, sistem operasi Multics ini awalnya didesain dengan harapan akan menciptakan beberapa keunggulan, seperti multiuser, multiprosesor, dan multilevel filesystem. Namun pada tahun 1969, AT&T akhirnya menghentikan proyek pembuatan Multics karena sistem operasi Multics ini sudah tidak memenuhi tujuan semula. Dengan kata lain, proyek ini mengalami hambatan karena dalam kenyataannya Multics banyak terdapat bugs dan sulit sekali dioperasikan.
Monday, November 14, 2016
Install ECW support QGIS 2.2.0 -Valmiera on Ubuntu 14.04 LTS
1. Download ERDAS-ECW_JPEG_2000_SDK-5.1.1.bin in http://download.intergraph.com/
Search ERDAS ECW/JP2 SDK v5.1 (Linux) or clik http://download.intergraph.com/downloads/erdas-ecw-jp2-sdk-v5.1-%28linux%29?startdownload=1
2. Open Terminal in Ubuntu 14.04 LTS and apply the following commands:
sudo gedit /etc/apt/sources.list
3. Add a ubuntugis ppa in /etc/apt/sources.list:
deb http://ppa.launchpad.net/ubuntugis/ubuntugis-unstable/ubuntu raring main
deb-src http://ppa.launchpad.net/ubuntugis/ubuntugis-unstable/ubuntu raring main
4. Save and exit
5. Open Terminal in Ubuntu 14.04 LTS and apply the following commands:
sudo apt-get update
sudo apt-get install libgdal-ecw-src
sudo apt-get update
sudo apt-get install libgdal-ecw-src
chmod +x ERDAS-ECW_JPEG_2000_SDK-5.1.1.bin
./ERDAS-ECW_JPEG_2000_SDK-5.1.1.bin #Select option desktop read only
./ERDAS-ECW_JPEG_2000_SDK-5.1.1.bin #Select option desktop read only
Cara Mudah Mengembalikan GRUB Ubuntu Yang Hilang Setelah Install Ulang Windows
Jika komputer kita sudah menginstal ubuntu maka pertama kali saat kita menginstal ulang windows maka yang terjadi adalah GRUB Ubuntu akan tertimpa oleh Bootloader Windows jadi GRUB nya tidak akan tampil. Hal ini dikarenakan pada komputer yang sebelumnya sudah terinstall Ubuntu, GRUB Ubuntu tertimpa oleh Bootloader kepunyaan Windows, inilah yang mengakibatkan mengapa
menu GRUB tidak tampil pada saat komputer booting setelah instal ulang Ubuntu.
Pada kondisi ini sebenarnya Ubuntu Anda
tidak rusak ataupun hilang, hanya saja ada konfigurasi yang salah yang harus diperbaiki atau kita cukup instal ulang GRUB-nya saja. dan tidak perlu melakukan install ulang
Ubuntu kita lagi. Yang dibutuhkan hanya menginstall kembali bootloader
Ubuntu (GRUB) yang tertimpa oleh Bootloader Windows.
Ingat, yang diinstall
ulang hanya bootloadernya saja, buka sistem operasinya. OK
Hal ini khusus buat sahabat yang kocar-kacir karena bootloader ubuntunya hilang
Pada kesempatan kali ini saya akan memposting artikel mengenai bagaimana cara mengembailkan atau
Hal ini sangat sering dialami dan banyak sering terjadi di kalangan pengguna Linux yang dualboot dengan Windows. Pengguna linux ubuntu misalkan.
Bagi sahabat yang ingin menikmati kembali Ubuntu yang
sebelumnya telah di Instal pada komputer anda sebelumnya. dan bermaksud
mencari Cara Mudah Mengembalikan GRUB Ubuntu Yang Hilang Setelah Install
Ulang Windows, bisa anda baca disini.
Semoga panduan ini bisa membantu sahabat.
Subscribe to:
Posts (Atom)










